Tips SMP Adi Kirma: Bijak Berbagi Konten Selama Ramadan

Selain kebenaran informasi, aspek kebermanfaatan juga menjadi pilar utama dalam berbagi konten. Sebagai siswa yang cerdas, pengisian waktu luang di media sosial sebaiknya difokuskan pada hal-hal yang dapat meningkatkan motivasi ibadah orang lain. Misalnya, mengunggah kutipan ayat suci yang menyejukkan atau membagikan kegiatan positif di sekolah yang dapat menginspirasi sekolah lain. Hindari mengunggah konten yang memicu perdebatan, pamer berlebihan (flexing), atau hal-hal yang dapat mengurangi nilai pahala puasa diri sendiri maupun orang lain.

Langkah pertama yang harus diperhatikan oleh para siswa adalah melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum menekan tombol bagikan. Bulan Ramadan seringkali diwarnai dengan penyebaran jadwal imsakiyah, hadis-hadis pendek, hingga tips kesehatan yang belum tentu valid sumbernya. Di lingkungan sekolah, para guru selalu menekankan pentingnya saring sebelum sharing. Konten yang bermanfaat adalah berbagi konten yang didasari oleh data atau sumber yang jelas, sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat digital.

Pemanfaatan platform digital selama Ramadan di SMP Adi Kirma juga diarahkan untuk mempererat tali silaturahmi. Siswa diajarkan untuk menggunakan kolom komentar sebagai sarana apresiasi dan dukungan, bukan sebagai tempat untuk merundung atau menyebarkan kebencian. Bijak dalam berkomentar adalah cerminan dari akhlakul karimah yang sedang ditempa selama menjalankan ibadah puasa. Dengan menjaga lisan di dunia maya, secara tidak langsung kita sedang menjalankan esensi puasa yang sebenarnya, yaitu menahan diri dari segala bentuk keburukan.

Terakhir, penting bagi remaja untuk mengatur durasi penggunaan gawai. Jangan sampai keinginan untuk terus membuat atau membagikan konten membuat waktu untuk beribadah dan belajar menjadi terbengkalai. Menentukan waktu-waktu produktif untuk bermedia sosial, misalnya setelah salat Tarawih atau menjelang berbuka, dapat menjadi solusi agar keseimbangan antara kehidupan digital dan kewajiban spiritual tetap terjaga. Melalui panduan tips yang sederhana namun mendalam ini, diharapkan siswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan di ruang siber selama bulan yang penuh berkah ini.